China Trip Day 1 : One Long Day at Manila

Holaa GlaRe’s friends. We’re baaaack. Setelah tutup selama 2 minggu, akhirnya kami buka kembali dan siap melayani anda 🙂

Memang kemana sih pake acara tutup? Kemariiiin…Rani & Galih ceritanya liburan ke China. Yup! we went to Beijing and Shanghai dari tanggal 6-13 Maret 2013. Udah gak sabar ceritanya nih. karena banyak banget cerita suka dan dukanya (banyak sukanya, dukanya cuma 1 tapi pait banget) selama liburan kesana. Rasanya pingin banget kita tulis semua disini, tapi apadaya, daya ingat gw terbatas. hehehhe..

Moga-moga cerita kami kali ini bisa berbagi info dan tips buat yang mau pergi jalan-jalan ke China. Can we start Now? yeaayyy!!!

Perjalanan kita ke cina kali ini dengan menggunakan maskapai penerbangan LCC (Lower Cost Carrier) nya Philipina, yaitu Cebu Airlines. Kita hunting tiket pesawat dari bulan oktober 2012 dengan tujuan awal ke Macau-Hongkong. Tapi pada akhirnya kita memutuskan ke China karena kayaknya lebih meaning aj pergi ke china karna china punya one of 7 wonder. Yup! The Great Wall (pemikiran yang agak aneh sih sebenernya..heheheh) daaaaaan ini juga karena kita dikomporin sama temen kita yang bernama Zahra.   Doi nih yang pertama kali ngajakin “Backapackeran ke China”. Tapi pas mau beli tiket, doi yang gak bisa karena cutinya kepanjangan. Tapi emang bener lama juga kita pergi, aku aj harus ijin BIT (Cuti panjang) 7 hari kerja (untung aj gak dipecat).

Pertengahan November, kita beli tiket Cebu Airlines yang lagi promo. ini websitenya http://www.cebupacificair.com/Pages/default.aspx Cebu sering banget ngadain promo. Kata orang pilipina di sana, sekitar bulan desember, jakarta-manila cuma PHP 2 atau senilai Rp. 500. Semua penerbangan internasional Cebu Airlines transit di Manila. Jadi mau gak mau kita harus ke Manila. Gak Papa juga. itung-itung jalan-jalan. Rute penerbangan yang kita pilih adalah Jakarta-Manila, Manila-Beijing, Shanghai Manila, Manila-Jakarta dan harganya semuanya sekitar tiga juta (tiga juta kurang dikit lah).

Flight Jakarta Manila tanggal 5 Maret 2013 jam 00.30 (Emang penerbangan Cebu tengah malem semua). Berangkat dari depok jam 8 malem, nyampe bandara jam 10 an. Di bandara, Pake acara HPku jatuh di parkiran. Untung ditemuin sama petugas parkir bandara. Alhamdulilaaaaah. Semoga kebaikan bapaknya dibales berlipat ganda sama Allah SWT  . Aamiin.

Rani & Galih

Rani & Galih

Beginilah keadaan kita di ruang tunggu airport Soekarno-Hatta tengah malem. Sepi.  I’m ready with my backpack and Galih siaga 1 dengan IPadnya.

Saran: buat yang mau jalan-jalan ke cina. Bawa/Download Peta Subway China-Shanghai karena akan sangat berguna (lebih bagus klo dalam dua bahasa, china dan english karena jarang org china bisa baca latin).

Semua itenary perjalanan kita, peta, cara-cara ke tempat wisata semua ada di Ipad. Can’t live without it!

Pesawat Cebu. mmmm…gimana ya cara menggambarkannya..kursinya keras, jarak antara seatnya sempit. yaa namanya juga LCC. 3 Jam penerbangan Jakarta-Manila cukup membuat pinggang,pinggung, kaki kaku semua. heheheh.. Baju pramugari dan pramugaranya santai banget. hebohan SPG Jakarta Fair. Pramugarinya cuma pake kaos polo shirt putih atribut cebu warna kuning oranye dan rok selutut bahan semi jeans warna coklat muda. Klo jalan-jalan kemana-mana jangan lupa bawa pulpen ya. di pesawat kita akan diminta isi form untuk keperluan imigrasi di Philipina.

DAY 1 : DAY AT MANILA

5 Maret 2013

Bagage Store

Bagage Store

Sekitar pukul 05.30 kami tiba di Ninoy Internatial Airport, Manila. Begitu sampai, kita titipin koper kita di bagage store dengan biaya PHP 350/day untuk large bagage, dan PHP 300/day untuk small bagage. Awalnya koperku termasuk kategori besar (emang besar sih..hehehh). Tapi dengan sedikit rayuan akhirnya diitung small. Baik deh penjaganya. Beneran. Letaknya di lantai 1 deket Burger King dekat Escalator.

Setelah menitipkan koper, kita cari mushola, adanya di lantai 2 pojok kanan. Musholanya gak terlalu besar tapi gak sempit juga. Cewek dan Cowok dipisah. Begitu masuk langsung disapa sama penjaga musholanya in tagalog. ngomong panjang lebar (kita diemen aj), stlh selesai ngomong, baru deh kita bilang “Sory, We’re Indonesian” (hahahah…sengaja bgt ya ngerjain biar capek dulu tu bapak). Setiap kita bilang kita orang indonesia, reaksi mereka pasti “ooooh, Sory. you look like filiphino”. Waktu kita bilang mau sholat subuh, dia ceramah “Subuh disini jam 05.00 smp jam 05.45” (emang waktu itu kita dtng udah sekitar jam 6 lewat. Tapi namanya juga usaha, siapa tau keterima sama Allah. heheh..).  Kita bilang aj mau sholat  duha dan akhirnya dipersilahkan untuk masuk. Wudhunya di rest room, di sana disediakan tempat muslim foot wash.

Setelah sholat, selonjorin kaki dulu dan ngelurusin punggung di mushola. Di mushola itu cuma ada kita b2, sebenernya pingin tidur tapi ada tulisannya : “Tidur Denda 5000 peso” (lah, uang saku kita ke manila aj gak sampe 5000 PHP). Kita ke Philipina bawa 3000 peso. 1 PHP = Rp.250 dan udah cukup banget kok.

Bali Ratih goes to Manila

Sekitar jam 8 pagi kita capcus ke tujuan pertama kita, yaituuu…“Manila American Cemetary and Memorial Park”. Dari Airport untuk menuju ke sana kita hanya bisa menggunakan taxi. Kata petugasnya, Taxi warna kuning taxi paling bagus harganya. Mungkin kayak Blue Bird di sini, agak mahal tapi jelas dan aman. Karena di sini banyak banget taxi tembak. Ongkos taxi airport-cemetary park sekitar 280 piso. Untungnya kita dapet supir taxi yang bisa bahas inggris. kita banyak ngobrol, cerita-cerita tentang Indonesia dan Pilipina salah satunya tentang nominal mata uang Rupiah. Bapak taxi kaget banget dengan nominal mata uang rupiah yang sangat tinggi sampai minta kenang-kenangan uang rupiah buat dipajang di taxinya. Akhirnya kita kasih uang Rp. 1000. Dia bilang 1000 Piso udah bisa beli beras 1 karung, klo 1000 rupiah mah cuma dapet permen pak. Waktu aku bilang Trilyun, bapak taxinya sampai bingung ada berapa nol. heheheh…Doi baru pertama kali denger kata trilyun. ck..ck..ck..

Bali Ratih goes to Manila

Manila lebih kurang sama kayak jakarta (malah klo kata konsultan tata kota kita, Sdri Galih masih bagusan jakarta). Jalanannya  macet dan banyak pembangunan disana sini. Untuk sampai ke Manila American Cemetary and Memorial Park butuh waktu sekitar 20 menit. Manila American Cemetary and Memorial Parki adalah makam pahlawan prajurit amerika yang tewas pada Perang Dunia ke II. Tempatnya luas banget dan rapih banget. gak ada sampah dan sangat terawat. Tempat ini buka setiap harinya dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore kecuali tanggal 25 Desember dan 1 Januari. Masuknya gratis, sebelum masuk area kita akan dijelasin sedikit peraturan masuk ke area pemakaman sama petugas yang ada di depan pintu masuk. salah satunyaaaa….gak boleh poto loncat. Sebagus apapun dan gak seangker apapun tempat ini tetep aja kuburan.

Bali Ratih goes to Manila

Bali Ratih goes to Manila

Bali Ratih goes to Manila

Bali Ratih goes to Manila

Rapih banget ya kuburannya, gw rasa pake waterpass biar bisa rata begini. Sedikit yang datang ke tempat ini. Aku gak tau ya tempat ini termasuk objek wisata atau bukan. Tapi not bad lah buat poto-poto. ( pernah ada turis yang dateng ke makam pahlawan kalibata gak sih? )

Bali Ratih goes to Manila

Bali Ratih goes to Manila

Bali Ratih goes to Manila

Bali Ratih goes to Manila

Bali Ratih goes to Manila

Bali Ratih goes to Manila

Di dalem monumen ini ada chapel untuk yang mau berdoa mendoakan para mendiang prajurit amerika.

Bali Ratih goes to Manila

Bali Ratih goes to Manila

Bali Ratih goes to Manila

Bali Ratih goes to Manila

Waktu kita kesana, Suhu di manila sekitar 37-39 derajat celcius. Teriknyaaa..bikin badan rasanya bau matahari, peliket. untung kita selalu bawa Bali Ratih Body Mist. hehehe.. So, saran dari kita nih..untuk mengembalikan kesegaran selama travelling di negara-negara tropis, jangan lupa pakai Bali Ratih Body Mistnya :), dijamin bakal segar kembali dan wangi sepanjang hari. Jalan-jalan juga makin semangat dan bikin selalu on di Camera (narsis :p)

Bali Ratih goes to Manila Bali Ratih goes to Manila

Beberapa nama Prajurit Amerika yang terwas dan dimakamkan di Cemetary ini. Ada sekitar 1700 nama. Rest in Peace, soldiers.

Bali Ratih goes to Manila Bali Ratih goes to Manila

Di dalam bangunan monumennya ada peta perjuangan Asia tenggara melawan penjajahan. Salah satunya Indonesiaaaaa…Merdeka!!!

Bali Ratih goes to Manila

Bali Ratih goes to Manila

Bali Ratih goes to Manila

Bali Ratih goes to Manila

Bali Ratih goes to Manila

Selesai “ziarah” di Makam Pahlawan, kita menuju ke tempat selanjutnya. Kota Tua Manila atau “INTRAMUROS”. ini baru tempat wisata.

Dari Manila Cemetary menuju Intramuros, kita menggunakan Taxi. kali ini Taxinya warna Putih (kayaknya tarif bawah deh) soalnya lebih murah. Dari manila cemetary ke Intramuros sekitar 15-20 menit dan argonya 180 PHP. taxi yang ini ada label/stiker “Meter Tested and Sealed” jadi InsyaAllah gak nipu.

Bali Ratih goes to Manila

Intramuros adalah distrik bersejarah tertua di ibukota Filipina. Dikenal sebagai Walled Cit. Dulu tempat ini adalah pusat pemerintahan Spanyol selama periode kolonial Spanyol. luasnya sekitar 0,67 kilometer persegi. Bagian tembok Manila disebut intramuros, yang dalam bahasa Latin berarti “di dalam dinding”, distrik luar dinding dirujuk sebagai Extramuros dari Manila, yang berarti “di luar tembok”

Banyak bangunan tua di daerah ini, beberapa dijadikan museum dan beberapa dijaga keasliannya sebagai objek wisata. Sebelum menjelajah kota tua intramuros, kita sarapan burger dulu di supermarket di kawasan intramuros. Harga di pilipina sebenernya gak jauh beda sama di indonesia. mungkin 10% lebih murah dibandingkan harga-harga di jakarta.Bali Ratih goes to Manila

Di depan gang masuk intramuros banyak banget becak yang standby buat nganter wisatawan keliling intramuros. Awalnya kita bertekad untuk jalan kaki keliling intramuros. Tapiiiiiiiii…Hari sudah siang dan panas. jadinya kita memutuskan untuk naik becak. Kayak gini nih bentuk “becak”nya.

Bali Ratih goes to Manila

Tarifnya PHP 200 per 30 menit. Selain mengantar keliling, abang tukang becaknya juga sekaligus menjadi tour guidemenjelaskan bangunan ini, bangunan itu. tapi kok gak ada yang aku inget ya. heheheheh…niatnya cuma mau poto-poto. Ni abang tukang becak gaul banget. kita di suruh add facebooknya. anyway, his name is JJ (di tulis pula di becaknya). Sebenernya sama aj kayak Kota Tua di Jakarta. Cuma Pariwisata disini lebih baik pengelolaanya.

Bali Ratih goes to Manila

Bali Ratih goes to Manila

Bali Ratih goes to Manila

Bali Ratih goes to Manila

Bali Ratih goes to Manila

Bali Ratih goes to Manila

Bali Ratih goes to Manila

Bali Ratih goes to Manila

Bali Ratih goes to Manila

ini nih, bangunan paling terkenal di Intramuros. Benteng Santiago. untuk masuk ke kawasan ini, harus beli tiket lagi seharga 75 PHP

Bali Ratih goes to Manila

Bali Ratih goes to Manila

Gara-gara pake Bali Ratih jadi pusat perhatian. hihihi…ni orang gak pernah liat cewek cakep kali yaaaaa….LOL

Bali Ratih goes to Manila

Bali Ratih goes to Manila

Bali Ratih

Bali Ratih

Bali Ratih

Bali Ratih goes to Manila

Tebak?!Apa bedanya Kota Tua Jakarta sama Intramuros, selain bangunannya?

Gak kerasa hampir dua jam kita keliling Intramuros. di penghujung waktu si JJ nagih 800 PHP. Sedikit kaget sih karena mahal juga ya (Karna kita agak disorientasi, kayaknya denger kata 800 tuh mahal bgt, berasa 800 ribu rupiah pdhl mah klo di rupiahin mah cuma 200rb jd masing-masing 100rb. murah kan), akhirnya kita tawar jadi 600 PHP. lagi pula kita kan lama gara-gara kita masuk fort santiago dan foto foto di dalem. jadi gak 2 jam efektif. Karna si JJ dah baik kita kasih aj doi Tips. Orang Filipino baik-baik kok mereka ramah dan helpful jadi jangan segan menawar. hahahahah…

Gak nyangka, pas liat jam masih jam 1 siang. Kita pikir udah jam 3an. karna berasa lama bgt keliling-keliling intramuros, poto-poto, tp-tp ;p. hehehe..bingung mau kemana lagi akhirnya kita memutuskan ke rizal park. Tempatnya gak jauh dari Intramuros. Kita minta anter JJ cariin jeepney yg ke arah Rizal Park (baik kan si JJ). Naik Jeepney hanya cukup bayar 2 Piso dan sampailah di Rizal Park.

Hiks..hiks…sayangnya memory card kamera galih rusak. Jadi hilanglahsebagian poto-potonya, termasuk poto di Rizal Park. Untungnya poto-poto kita di shanghai bisa diselamatkan. Alhamdulilah.

Biasa aj sih tamannya. Jadi kita cuma jalan menyusuri taman dan memutuskan balik ke airport. Ongkos Taxi dari Rizal Park smp dengan airport sekitar 250 piso. Setelah sampai airport, kita lsng ke Mushola. Ngadeeeeeeem sekalian Sholat Ashar jamak Dzuhur (kebalik ya?harusnya Sholat sekalian ngadem. heheh). Abis itu kita cari makan sore menjelang malem, pilihan jatuh kepada “Jollibee”. Jollibee sejenis fastfood Restaurant tapi cuma ada di filipina kayaknya. makanya terkenal bgt ini restoran. Makanannya standar a sih kayak McD, KFC. Yang bikin special adalah ada bumbu tambahan terpisahnya spt campuran kaldu dan madu.

Setelah makan, kembali lagi ke mushola utuk sholat magrib, kemudian ambil bagasi di bagage store dan check in. Beijiing…we’re comiiiiiiin’!!!

Bali Ratih

Saran : Bagi kamu yang melakukan perjalanan transit, jangan hilangkan Boarding Pass flight sebelumnya. Di Philipina, jika kamu gak bisa menunjukkan boarding Pass flight Jakarta-Manila, kita harus bayar Airport Tax 550PHP.

Bedanya Rani dan Galih, Galih orgnya apik banget. Tertib. Boarding Passnya galih msh ada. sedangkan punyaku hilaaaang. Sedikit beragumen klo kita pergi bareng dan banyak memohon jangan dikenakan airport tax, akhirnya aku lolos juga. Alhamdulilah banget. Pukul 19.35 kita take off menuju Beijing. lama perjalanan Manila-Beijing sekitar 3 Jam. Yang berbeda penerbangan kali ini, Crew Cebu ngadain Kuis di atas. Berhadiah souvenir Cebu Pacific. Permainannya gampang, penonton diminta menunjukkan barang yang disebutkan pramugari. Siapa yang paling cepat, dia yang menang. Waktu itu klo gak salah yang diminta adalah: Hand sanitizer, pasport, logo Cebu, pulpen

ting tung (pengumuman pesawat), Pesawat akan segera landing di Beijing Int’l Airport. Suhu udara 2 derajat celcius..krik..krik..krik… Ya Allah, tolong lindungin Rani selama di China. heheheh (aku paling gak tahan dingin). Sampai akhirnya pesawat landing, kita lsng pakai jaket winternya..dan perjalanan kita di Beijing DIMULAI!!!

Advertisements

6 thoughts on “China Trip Day 1 : One Long Day at Manila

  1. Tulisan yang bagus mbak 🙂 kemarin saya baru saja pulang dari manila. karena cuma wiken, saya dan teman saya ngikut itinerary mbak berdua. persis plek deh. dan itu sangat membantu 🙂 makasih mbak tulisannya 🙂

    dan yang lebih bikin kaget, pas keliling intramuros,sopir becaknya ternyata JJ. seriusan JJ hehehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s