Hello there, Myeongdong

Its been a long time!!! Udah bertahun-tahun yang lalu kayaknya kami terakhir update/post GlaRe Trip. Bahkan Trip kami ke Beijing-Shanghai aj belum kelar kami tulis. Dan masih adaTrip kami setelah itu ke Bangkok yang belum sempat kami tulis dan sekarang sudah LUPA!!! Forgive us L maap udah tua jadi cepat lupa. Hehehhe

This time, we will share our “last single trip”. Yaitu KOREA TRIP!! Ini pun udah sedikit lupa hahhaha..moga-moga ngebantu buat kalian yang ada rencana ke korea.

Maksudnya last single trip karna tahun depan Rani atau Galih dah gak single lagi (amin) tapiiiiii karena Zahra (sudah tidak single) join trip ini, jadiiii “Last Single Trip” BATAL!!!

So, nanti bakal ada “ very last single trip” ahahahah

18-28 Maret 2016 kemarin kami ke Korea bareng dua temen kami yaitu Zahra dan Mega. Before we start it, kenalan dulu nih.. 안녕 (annyeong)

_DSC3084

Kiri-kanan: Galih, Mega, Zahra, Rani (Me)

Where we start??mmm oh ya, kami dapat tiket ini lumayan murah pas GATF September 2015 lalu. Waktu cek harga normal Jakarta-Incheon (pp) tanggal 18-28 Mei 2016 itu sekitar 6,3 juta. Waktu GATF kami dapat harga tiket Rp 5.250.000 dengan fasilitas cicilan bunga 0% selama 6 bulan khusus pakai Kartu Kredit BNI. Mayan kaaaan??

Apalagi yaaa…VISA!! Its a looong story sampe akhirnya visa kami jadi. Persyaratannya lumayan ribet. Harus ada surat rekomendasi bank (dan bayar sekitar 50.000-200.000 tergantung bank apa), rekening koran yang bagus (yang katanya min 30jt di rekening…Alamakk), SPT Tahunan (lampiran 1721 A yang kita peroleh dari perusahaan maksudnya), Surat keterangan kerja pastinya. Pokoknya syarat-syaratnya bikin kita males (jiper tepatnya) mau bikin visa. Kami sempat khawatir klo kami gak dapat visa sebetulnya. Long strory short dapat lah kami VISA Korea dengan sedikit trik. (life is full of trick yes??) ahhahaha. Biayanya Rp. 700.000 melalui jasa travel.

Bagi yang mau bikin visa korea tapi gak punya uang sebanyak itu di tabungan (seperti kami), jangan khawatir. Sebenernya kedutaan korea concernnya adalah klo kita itu bakal balik lagi ke Indo. Jadi klo kita punya pekerjaan tetap disini (didukung oleh surat keterangan bekerja, SPT Tahunan) sebenernya udah aman, udah setengah jalan. Tapi justru syarat ini/concern mereka inilah yang buat kami khawatir, karena We don’t wanna go back to Indonesia!!!! Hahahha (gue sama galih siiih).

Untuk tabungan minimal 30 juta konon katanya klo kita di deportasi dari korea, pake biaya dari rekening itu (tapi kan kita dah punya tiket return) jadi its ok. Klo masalah kita bakal jadi gelandangan atau nggak disana? itu pilihan hidup. Hhehe (kidding). Uang ditabungan yang cukup gak harus 30 juta, kami baca-baca di beberapa blog, pengalaman blogger bikin visa juga ada yang cuma 5jt tapi jadi-jadi aj tu visa. Mungkin logikanya uang yang kita punya harus bisa cover biaya hidup kita selama disana. Misalnya liburan ke korea 5 hari, biaya hidup sehari rata-rata sekitar 1 juta jadi minimal di tabungan kita harus ada 5jt. (Mungkin yaaa…).

Next, yang harus kita siapin adalah akomodasi selama disana. Karena awalnya kami berencana pergi berlima (tapi yang satu lagi cancel karena ada tugas negara yang mendadak dan tidak dapat ditinggal, Indri Hapsari Fitriyani, 29 tahun, pejabat), kami sepakat menyewa apartment di http://www.bnbhero.com/. Klo dihitung-hitung harganya gak jauh beda dibandingkan kami nginep di hostel, tapi jauh lebih nyaman. Lain cerita klo lw mencari sensasi “makes new friend around the world” then hostel is a good choice for you. Berhubung kami (khususnya gw and galih) bukan tipe yang seperti itu. So, we prefer apartment.

Kami memutuskan untuk stay di myeong dong. Karna tergiur dengan “myeongdong shopping street”  yang famous itu. Hehehhe.. kebayang deh muka Mega yang girang banget liat make up store bejejer. Harga sewa apartmentnya USD 59/night (for 2 person), extra charge per person USD 13; cleaning fee USD 30 dan ada tambahan biaya adm/komisi BnB 10%. (http://www.bnbhero.com/en/rooms/6777).

Berdasarkan pengalaman kami disana, (gw) lebih suka stay di hongdae. Pertama daerahnya enak buat jalan, belanja, makan (lebih murah dibandingkan myeongdong dan Lebih banyak pilihan tempat makan). Buat yang muda dan yang masih ingin menikmati “night life”, di hongdae banyak pilihan tempat hiburan (norebang/ karoke; disko, cinema juga ada). Ok lah pokoknya. Mungkin karena dekat hongik university kali ya, jadi banyak anak mudanya. Kedua, interchange subway, jadi mau kemana-mana enak termasuk interchange AREX (kereta bandara, baik bandara incheon maupun bandara gimpo)

Bagi yang mau ke jeju, lebih baik pesen juga di awal karena harganya lebih murah dan banyak promo. Kami dapat tiket seoul-jeju (pp) Jeju Air KRW 38.000 atau sekitar Rp 456.000.

Tiket done!! Visa done!! Akmodasi done!! Terakhir dan yang paling penting adalah izin orang tua/suami!! Harusnya izin dulu kali yaa baru ngomongin tiket sama visa. Heheh…

oh ya, yang gak kalah penting adalah jangan lupa download aplikasi subwaynya korea. penting banget malah ini.

Yang lebih penting lagi (dibandingkan izin) adalah…punya uang gak lw?? Hahhahaha…

UANG SAKU!! Ini penting bangeet. Jangan sampe lw dah jauh-jauh ke korea tapi gak be-lan-ja!! Mau bawa Korean Won atau US Dollar sama aj, gak jauh beda klo dah di kurs in.

Time flies…

17 Maret 2016

Flight schedule kami berangkat 17 Maret 2016 jam 23.30 WIB dan tiba 08.30 waktu Seoul. Sepanjang perjalanan gw, galih dan mega tiduuuurrrr..siapin tenaga buat besok sesampainya di seoul. Btw zahra  berangkat sendiri, karena dia harus berangkat dari balikpapan. (why?? Karna rumahnya memang di balikpapan :D)

18 Maret 2016

Yeayyyy!!nyampe juga di seoul!! Tepat waktu sesuai jadwal, jam 8.30 kami sudah sampai di incheon international airport. F***, antrian imigrasinya panjaaaaaaaaanggg banget!!! Ada kali 1 jam kami antri. Dan panas!! Karna banyak orang (bukan sih, karna heater hehhe karna suhu diluar sekitar 14 derajat). Setelah selesai antri imigrasi kami ketemu dengan zahra yang sudah duluan sampai 10 menit lebih awal.

First thing you should do when you arrive at incheon is rent an internet WiFi portable!! Ini penting!!

Ada blogger yang bilang klo WiFi di seoul itu melimpah dan memang lebih gampang dari pada di jakarta. Tapi klo lw pergi berempat, it’s better you rent WiFi portable. Why? Because..

  1. Murah!!
  2. Murah!!
  3. Sinyal Dasyat
  4. Murah!!

Ahahhaha..pokoknya murah banget. Sehari hanya KRW 9.000 (sekitar 100.000an rupiah) tapi bisa untuk (maksimal) 4 device. 25 ribu sepuasnya, googling, you-tube an, update status (penting banget), posting poto di medsos (lebih penting), line call sama pacar (paling penting buat mega :D). Pokoknya baby, it’s worth. Trust me. *lebay*

Semua provider WiFi mungkin sama aj bagusnya, karena infrastructur korea untuk WiFi udah sangat modern, memadai, canggih, keren (you named it) dan gak perlu takut gak ada sinyal. Karena disepanjang jalan di seoul router WiFi “ditanam” dimana-mana. Di Jeju, WiFi juga berfungsi sangat baik.

IMG_2981 - Copy

Untuk dapetin nih WiFi device, kamu perlu antri di stand-nya, klo gak salah ada di lantai 1 incheon int’l airport. Provider yang kami pilih namanya “olleh” (katanya sih yang paling bagus). Diawal kita akan diminta deposit. Bisa pilih cash KRW 44.000 (klo gak salah) atau bisa open CC (tapi gak akan di charge apa-apa klo kita kembalikan alatnya tepat waktu). Waktu itu kami pilih open CC.

Pinjem WiFi kelar, sekarang cari limousine bus. Masih di lantai yang sama, kami beli tiket limousine bus di stand bus ticket. Harganya KRW 15.000 dan kayaknya harganya sama untuk semua route. Busnya datang setiap 20 menit sekali. Dalamnya ternyata luas, tempat duduknya besar dan nyaman.

Perjalanan ke apartment memakan waktu sekitar 1 jam an sampai akhirnya kami tiba di apartment. Apartment kami berada di depan halte persis. Enaknyaaaa…. Kami tiba di tempat jam 11.30 tapi belum bisa masuk karena yang punya belum datang. Rada BT juga sih. Harusnya kami jam 12 siang janji lunch bareng sama temen kantor gw yang ada di kantor cabang Korea. Tapi karena kami belum bisa masuk, jadi schedule lunch bareng gagal.

Akhirnya yang punya datang. Namanya yo. Yo info ke kami sebelumnya bahwa kami bisa masuk sebelum jam 3. Tapi diluar rencana manusia, Tuhan berkata lain (apasih?). Apartment yang kami sewa dalam masalah karena yang menginap sebelumnya membuat kegaduhan sampai tetangga sebelahnya lapor polisi. Alhasil dia tidak diperbolehkan lagi menyewakan apartmentnya ke pihak lain.

Sabar..sabar..sabar..

Karena ini musibah, bukan kesalahan yo juga, kami menerima dengan lapang dada. Hari ini kami diberikan tempat sementara untuk menginap (hanya malam ini). Untungnya yo punya banyak aparment, sialnya semua apartmentnya sudah ada booking. Untuk malam ini kami diberikan apartment di seberang apartment awal kami (masih di daerah myeongdong). Bangunannya lebih modern, Cuma lebih sempit aj karena kapasitasnya hanya untuk 4 orang, sedangkan apartment kami yang awal bisa untuk 6 orang.

But it is ok. its traveling..harus siap dengan semua resiko (klo kata rangga AADC)

Pemandangannya namsan tower cuy…*norak

Begitu sampai apartment, kami bersih-bersih diri trus langsung cus ke famous Myeong Dong Shopping Street. Kaki, mata, tangan dah gatel.

Untuk menuju ke that sacred place, kami cukup jalan kaki sekitar 10 menit sambil liat-liat kota myeongdong dan liat-liat orangnya..dan sedikit memberi komen (like we always do..hahahah). I must say korean people are fashionable and romantic.

Buat yang mau nikah, seoul bisa dijadikan salah satu tempat destinasi honeymoon. Emang sih gak ada pantai terhampar, pohon kelapa bergoyang, gemericik ombak yang romantis. Tapi entah kenapa romantisme kota seoul itu dapet banget.

Disana lw akan menemukan adegan-adegan drama korea macam makein jaket ke pacar, makein sepatu, piggy back, sebut semua..itu semua NYATA!! #sudahbiasa #kamitidaktakut.

Begitu sampai di gang surga belanja, rasanya ingin lari berhamburan ke toko-toko make up itu. Tahan..tahan…ini baru hari pertama.  Biar bisa berpikir jernih, kami memutuskan untuk makan dulu. (Padahal awalnya pergi keluar memang karna cari makan siang, tapi begitu sampai ilang lapernya. ahhahah)

Yang kebayang di otak kami ingin makan ayam ginseng atau samgyetang (삼계탕). Akhirnya kami makan di salah satu restoran deretan toko make up, gak tau nama tempatnya apa karna pakai bahasa hangul semua.

Porsi makanan di korea umumnya lebih banyak dibandingkan masakan yang disajikan di restoran indonesia. Kata yang jual, 1 porsi samgyetang yang kita pesan biasanya untuk 2 orang tapi buat kami itu cukup untuk 4 orang plus nasi tentunya. Dan kami sengaja gak mau makan kenyang-kenyang karena udah ada niat jajan di foodstall sepanjang jalan Myeong Dong.

IMG_3002

Samgyetang di tempat ini cukup enak, kaldunya berasa. harganya juga gak terlalu mahal. Tapi aku lupa berapa. hehehe *gak guna bgt ni blog. Disini kami juga nyobain omija tea. Rasanya aneh, kayak rosela. Ternyata setelah kami ke jeju baru tau klo omija itu seharusnya disajikan dingin. selain rasanya lebih enak, khasiat teh omija akan hilang jika disajikan panas.

Tempatnya biasa aj, banyak coretan (emang sengaja, konsep restonya) yang makan pun kebanyakan anak muda. Disini kami pertama kali liat anak muda (mungkin SMA) kepalanya di perban, kami kira abis kecelakaan, ternyata abis operasi plastik. Jadi jangan heran klo selama kamu di korea kamu melihat banyak orang yang pakai perban/ masker habis oplas. biasa banget!!

IMG_3004

Gak mau kalah alay…

IMG_3003

ya udah lah ya gak usah dibahas. ahhahah..

Selesai makan, kami explore Myeong dong shopping street dari ujung ke ujung. semua toko kami singgahi *ngumpulin tester masker 😀 . Belanja make upnya gak usah diceritain lah yaaa… bikin mupeng. *gagalmoveon

IMG_3061

20160318_181919

IMG_2126

IMG_2107

Salah satu pelajaran yang aku dapat, jika menemukan sesuatu yang kamu suka, beli!!!! belum tentu 1 jam lagi kamu balik ke toko itu masih ada.

Disini kami nyobain semua jajanan foodstall (yang halal tapi) harganya start from KRW 3000 up to KRW 7000. Daaaaannn..ternyata jajanan di Myeong Dong itu paling mahal. jadi klo kamu mau wisata kuliner jajanan mending beli di itaewon atau dongdaemun atau hongdae. Rasanya enak-enak!! must try!!

dari sekian banyak jajanan, kalian harus coba yang ini:

IMG_3073

IMG_2138

ini enak banget! sumpah! kerang/tiram dibakar pakai keju…kejunya sampe meleleh leleh hmmmm..dan kami hanya menemukannya di myeongdong aj. Harganya yang paling mahal (KRW 7000) tapi gak nyesel.

Karena kaki sudah mulai renta, akhirnya kami istirahat sejenak di o’sulloc tea house di daerah myeong dong. o’sulloc salah satu tempat ngeteh – ngeteh cantik  yang wajib dikunjungi klo kalian ke korea. Don’t know why, tapi o’sulloc memang terkenal banget disana khususnya yang di Jeju. Semua minumannya enak (menurutku, karna aku suka greentea).

 

Dari sini kami berencana ke itaewon. Seharusnya kami ke itaewon siang tadi, tapi karena masalah apartment, itinerary kami berantakan. semua gak sesuai rencana. hari ini dan hari-hari berikutnya… hahahhah

Tujuan kami kesana untuk lihat mesjid itaewon. Rencananya kami juga ingin merasakan sholat di mesjid, tapiii karena udah malem, mesjidnya tutuuuuup… hiks hiks

_DSC2785

_DSC2791

Daerah itaewon sangat ramai. Ramai orang dan ramai juga hiburan malamnya. Di sepanjang jalan itaewon kamu bakal nemuin club malem dengan music jedag jedug yang kedengeran sampai luar. Lucunya waktu Zahra coba foto gambar “lucu” salah satu club ada yang teriak ” astagfirullahhallazim”. heheheh…cuma poto doang pak 😀

Wisatawan yang berkunjung dan menginap di daerah itaewon juga beragam, bule putih, bule negro, arab, cina, turki  banyak terlihat disana, mungkin karena itaewon daerah wisata “majemuk”. dari yang rohani sampe duniawi. ahhaha

Selesai berkunjung ke Mesjid Itaewon, kami mecoba salah satu tempat makan kebab dari sekian banyak tempat makan kebab di itaewon. Hasil dari googling (thanks to olleh)  akhrnya kita memilih sultan kebab yang ratingnya paling bagus.

Kebabnya “gak abis-abis” udah digigit berkali kali gak ada abisnya. Setiap kertas pembungkusnya dibuka, ada lagi ada lagi…hahahhaa gede banget. Puas!! bisa untuk makan malam.

IMG_5243

Karena sudah larut malam, kami memutuskan untuk pulang. Sebelum pulang mampir ke convenience store (..apa ya namanya..lupaaa..karena kami disana nyebutnya “indomaret” hahhaha *please deh) untuk beli air mineral dan cemilan. Selama disana kamu harus cobain cemilan ciki ciki sana, enak-enak, lebih banyak varian rasa dan isinya lebih banyak. Daaaan…kamu harus coba soda chilsung ini. Entah kenapa, bagi kami ini enak banget (beda sama sprite). Tiap malam kami pasti nyaida dulu ( Orang korea bilang soda = cider; baca cida) macam berasa minum soju. ahahha

IMG_4718

Hari pertama ditutup dengan cida. cu tommorrow 🙂

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s